Media Referensi

Sumber Referensi Terpercaya




Contoh Makalah Yang Berjudul Dampak Konflik Bagi Kejiwaan Masyarakat

Berikut ini Media Referensi akan berbagi contoh makalah yang berjudul tentang  “Dampak Konflik Bagi Kejiwaan Masyarakat”, mungkin bagi anda yang sedang mencari cari judul makalah yang berkaitan dengan judul diatas, khususnya bagi anda mahasiswa ataupun khalayak umum, berikut panduannya :
 
 
A. Pengertian Konflik
Konflik adalah sesuatu yang tidak dapat kita hindarkan karena telah melekat dengan masyarakat. Secara sederhana konflik dapat diartikan saling memukul dan secara luas pengertian konflik itu, menurut para ahli yaitu :a. Menurut Soerjono Soekanto
Konflik adalah perjuangan untuk memperoleh nilai, status, kekuasaan, dimana tujuan dari mereka yang berkonflik, tidak hanya memperoleh keuntungan, tetapi juga untuk menundukkan saingannya.

b. Menurut Berstein
Konflik merupakan suatu pertentangan dan perbedaan yang tidak dapat di cegah yang secara potensial dapat mempunyai kegunaan dapat pula bersifat fungsional dan destruktif. Menurutnya konflik mempunyai potensi positif dan negatif.

c. Semidht dan Kockhan
Konflik adalah suatu perselisihan diantara dua pihak yang ditandai dengan perilaku yang menunjukkan permusuhan terbuka atau gangguan dengan sengaja terhadap pencapaian tujuan pihak yang menjadi lawannya.

d. Menurut Ralf Dahren Dorf
Konflik adalah suatu keadaan per6entangan karena adanya ketidak harmonisan hubungan social diantara anggota kelompok atau antara kelompok dalam masyarakat.
Berdasarkan pengertian diatas, dapat kita simpulkan bahwa konflik adalah proses sosial disosiatif perorangan atau kelompok yang berupa pertentangan atau perselisihan yang diakibatkan oleh sebab-sebab tertentu seperti perbedaan pendapat, perbedaan paham, serta perbedaan kepentingan sehingga dapat berakibat positif dan negative.

B. Faktor Penyebab Konflik
Konflik mempunyai jenis yang beraneka ragam. Konflik tersebut dapat diakibatkan oleh faktor yang berbeda-beda. Faktor penyebab konflik sosial bisa juga dikatakan sebagai sumber konflik.

1. Faktor penyebab konflik secara umum
a. Penyebab individu
Setiap individu mempunyai sifat yang unik, setiap individu mempunyai sifat, pendirian, dan perasaan yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat menjadi faktor penyebab konflik. Contoh. Ketika berlangsung pentas musik disuatu tempat dilingkungan  pemukiman warga tentu perasaan tiap warga akan berbeda-beda. Ada yang merasa terganggu karena berisik ada yang merasa senang karena terhibur, perbedaan senang antara individu-individu maka dapa  menyebabkan konflik.

b. Perbedaan Latar Belakang Kebudayaan
Kepribadian seseorang itu dibentuk melalui proses sosialisasi, yaitu lingkungan keluarga dan masyarakat. Terkadang dianggap oleh suatu masyarakat baik belum tentu bagi masyarakat lain baik. Karena terdapat perbedaan kebudayaan dari keduanya, maka dapat menimbulkan konflik yang terjadi diantara keduanya.

c. Perbedaan Kepentingan
Perbedaan kepentingan dapat disebabkan perbedaan perasaan, pendirian, latar belakang kebudayaan. Dan sebagainya contoh para buruh menginginkan kenaikan gaji demi  memenuhi tuntutan kehidupan yang semakin meningkat, tetapi para pengusaha dan majikan menginginkan gaji karena ingin tingkat pendapat dan omsetnya bertambah banyak, karena perbedaan kepentingan seperti ini dapat menyebabkan terjadinya konflik.

d. Perubahan Sosial
Konflik karena adanya perubahan sosial terjadi karena adanya ketidak sesuaian individu atau masyarakat dengan kenyataan sosial yang timbul akibat perubahan tersebut. Contoh perubahan yang terjadi pada masyarakat desa karena proses industrialisasi. Situasi yang dapat menimbulkan konflik adalah sebagai berikut :

a. Konflik dengan orang tua sendiri
b. Konflik dengan anak sendiri
c. Konflik dengan sanak saudara
d. Konflik dengan orang lain
e. Konflik dengan suami dan istri
f. Konflik disekolah
g. Konflik antar Negara
h. Konflik agama dan
i. Konflik pribadi

C. Bentuk-bentuk Konflik
Konflik yang menjadi dalam masyarakat sangat beraneka ragam jenis dan bentuknya. Konflik tersebut secara umum dapat dibagi menjadi beberapa bentuk. yaitu :

1. Konflik berdasarkan sifatnya
Konflik ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
a. Konflik destruktif
Konflik destruktif adalah konflik yang muncul karena adanya perasaan tidak senang atau dendam dari seseorang atau kelompok terhadap pihak lain. Contohnya : konflik di Poso
Dan konflik ini dapat menimbulkan akibat sebagai berikut :

1. Perasaan cemas, tegang (stress) yang tidak perlu atau tercekam
2. Komunikasi yang menyusut
3. Persaingan yang tidak sehat.
4. Perhatian yang semakin menyusut terhadap tujuan bersama dan
5. Ledakan konflik yang hebat sampai muncul tindakan ancaman atau kekerasan.
b. Konflik Konstruktif

Konflik konstruktif merupakan konflik yang menimbulkan keuntungan dari individu atau kelompok, konflik konstruktif mempunyai fungsional, penyebab konflik ini biasanya. Kerana perbedaan pendapat dari kelompok dalam menghadiri suatu  masalah, konflik konstruktif  juga dapat menghasilkan keuntungan-keuntungan sebagai berikut :

1. Meningkatkan inisiatif dan kreatif individu / kelompok
2. Itensitas usaha semakin meningkat
3. Ikatan / kohesi semakin kuat, dan
4. Surutnya ketegangan pribadi

2. Berdasarkan Posisi Pelaku yang Berkonflik
Berdasarkan posisi pelaku yang berkonflik dibedakan menjadi tiga yaitu :

a. Konflik vertical
Konflik antara komponen masyarakat didalam satu struktur yang memiliki tingkatan dan hirarki.

b. Konflik horizontal
Konflik horizontal adalah konflik yang terjadi antara individu atau kelompok yang memiliki kedudukan yang sama.

c. Konflik Diagonal
Konflik diagonal adalah konflik yang terjadi karena adanya ketidak adilan alokasi sumber daya keseluruhan organisasi sehingga dapat menimbulkan daya keseluruhan yang ekstrim seperti konflik di Aceh.

3. Konflik berdasarkan sifat pelaku yang berkonflik
a. Konflik terbuka
Konflik terbuka adalah konflik yang diketahui oleh semua pihak, seperti konflik irak dan amerika

b. Konflik tertutup
Konflik tertutup adalah merupakan konflik yang hanya diketahui oleh orang-orang atau kelompok yang terlibat dalam konflik.

4. Berdasarkan konsentrasi aktivitas manusia didalam masyarakat.
Konflik dibedakan menjadi beberapa bentuk yaitu :
a. Konflik social
b. Konflik politik
c. Konflik ekonomi
d. Konflik budaya
e. Konflik idiologi

5. Berdasarkan cara pengolahannya
Berdasarkan cara pengolahannya konflik dapat dibedakan menjadi tiga yaitu :
a. Konflik interindividu
b. Konflik antarindividu
c. Konflik antar kelompok

D. Fungsi Konflik
Konflik dapt difungsikan positif maupun negative

1. Fungsi positif konflik
Yaitu konflik tersebut berfungsi kearah perbaikan struktur dan system sosialnya. Fungsi positif tersebut antara lain ada kekuatan atau pertentangan yang berakhir dengan persatuan dan kesatuan dari dua belah pihak yang bertentangan dan perkelahian dua pihak yang berakhir dengan persahabatan.

2. Fungsi Negatif Konflik
Konflik dapat berfungsi negative apabila pertentangan tersebut menyebab perpecahan atau disintegrasi. Misalnya konflik yang terjadi du uni soviet. Dan india yang berakhir dengan terpecahnya Negara yang lebih kecil.

E. Dampak Konflik
1. Dampak secara langsung
Adalah akibat langsung yang dirasakan oleh pihak yang terlibat konflik. Dampak tersebut antara lain :

a. Meratakan hubungan antara individu atau kelompok dengan individu atau kelompok lain.
b. Adanya perubahan kepribadian seseorang seperti selalu memunculkan rasa curiga, benci dan akhirnya bisa berubah menjadi kekerasan.
c. Hancurnya harta benda dan jatuhnya korban jiwa. Jika konflik tersebut berubah menjadi tindakan kekerasan
d. Kemiskinan bertambah akibat tidak kondusifnya keamanan
e. Lumpuhnya roda perekonomian
f.Pendidikan formal dan informal terhambat karena rusaknya sarana dan prasarana pendidikan.

2. Dampak tidak langsung
Dampak tidak langsung dari konflik artinya dampak yang dirasakan oleh pihak yang tidak terlibat langsung dalam konflik. Contoh konflik antara Israel dan Lebanon yang membawa dampak pada kenaikan harga minyak yang dirasakan oleh pihak yang tidak terlibat dalam konflik.

Sekian contoh Makalah yang berjudul Dampak Konflik Bagi Kejiwaan Masyarakat, semoga bisa bermanfaat bagi sahabat yang membutuhkan, Sekian dan Wassalam

6 Comments

Add a Comment
  1. Abah Template™

    mantaap bagus sekali kata kata nya … thank kang dah berbagi

    1. Muhammad Mukhlis

      hehe, masa iya, thanks abah template, sukses selalu buat abah,:)

  2. Ajat Sanjaya

    Maaf Pak, Saya tidak mengerti dengan kata "Makalah". Arti dari kata tersebut apa Pak. Mohon dijelaskan, agar rasa penasaran Saya dengan "Makalah" menjadi hilang 🙂

    1. Muhammad Mukhlis

      terimakasih mas Ajat, Makalah bisa disebut juga sebagai tulisan yang membahas suatu pokok tertentuk untuk di presentasikan, baik didepan umum, di sekolah, di universsitas, bahkan dipersidangan dan lain nya mas, 🙂 biasanya berupa laporan mas contohnya seperti yang saya uraikan diatas mas 🙂

  3. ziyadatul mawaddah

    Rujukannya bukunya siapa ya pak? biar saya bisa membacanya dibuku. terima kasih

  4. ziyadatul mawaddah

    Rujukannya bukunya siapa ya pak? biar saya bisa membacanya dibuku. terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2015 - 2017 Media Referensi All Right Reserved Frontier Theme