Contoh Panduan Makalah Konsep-Konsep Bimbingan Dan Konseling – Media Referensi

Media Referensi

Sumber Referensi Terpercaya

Contoh Panduan Makalah Konsep-Konsep Bimbingan Dan Konseling

Halo sahabat Referensi,  pada kesempatan ini alhamdullilah masih bisa update artikel seperti biasanya, gunanya demi kelengkapan isi dari blog ini. Namun pada post ini admin lampirkan satu contoh makalah yang berjudul “Konsep-Konsep Bimbingan Dan Konseling” dan berikut contohnya :

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sejak kurikulum 1975 berlaku, pelaksanaan pendidikan di Indonesia meliputi tiga bidang kegiatan, yaitu administrasi dan supervisi pengajaran, serta bantuan. Dalam bidang bantuan inilah kegiatan bimbingan konseling dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam proses belajar pada khususnya dan dalam proses pengembangan diri pada umumnya, kebutuhan pelaksanaan bimbingan konseling dilandasi beberapa aspek, antara lain psikologi, sosial-kultural, perbedaan individu, serta pedagogis.

Pada kurikulum 1975, buku III memuat pedoman pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan disekolah, harapan yang ingin dicapai adalah peningkatan mutu pendidikan di Indonesia sebagai mana dicanangkan materi pendidikan dan kebudayaan “ kiranya perlu didasari oleh para kepala sekolah dan guru bahwa maksud utama di usulkan kurikulum ini adalah untuk meningkatkan pendidikan nasional” kurikulum 1975 kita telah mengetahui bersama, dalam kurikulum 1975, belum ada kejelasan kedudukan / jenis guru yang melaksanakan bimbingan dan penyuluhan. Dalam aturan-aturan resmi terdapat beberapa hal pokok yang mendasar tentang pelayanan bimbingan dan konseling disekolah yaitu:

•    Istilah bimbingan dan penyuluhan diganti menjadi bimbingan dan konseling
•  Pekerjaan dan bimbingan konseling tidak lagi dicampur adukkan dengan pekerjaan mengajar. Hal ini jelas dari ketetapan bahwa ada 4 jenis guru disekolah

a.    Guru kelas
b.    Guru praktek
c.    Guru mata pelajaran
d.    Guru pembimbing

•    Angka kredit untuk masing-masing guru benar-benar dipisah dengan tugas pokok adalah mengajar / melaksanakan bimbingan
•    Pelayanan bimbingan dan konseling disekolah diselenggarakan secara menyeluruh dan terpadu
•    Pengangkatan pertama untuk guru pembimbing ditetapkan minimal berijazah D3 dalam bidang keahlian bimbingan konseling.

Melaksanakan bimbingan dan konseling sesuai dengan pedoman tersebut berarti guru pembimbing membantu tercapainya tujuan, pendidikan nasional dalam hal meningkatkan sumber daya manusia Indonesia.

B. TUJUAN
Pendidikan bertujuan memberi masukan dan penyebarluaskan informasi tentang tugas guru pembimbing disekolah hingga para guru pembimbing dapat memahami dan melaksanakan bimbingan dan konseling dengan sebaik-baikknya

Tujuan lain adalah membangkitkan rasa tanggung jawab, untuk kerja guru pembimbing dan menimbulkan keinginan mengembangkan diri dengan mempelajari berbagai ilmu pengetahuan yang mendukung pelaksanaan bimbingan konseling secara serius. Hal ini dilakukan dengan harapan guru-guru pembimbing dapat melaksanankan kegiatan bimbingan konseling secara professional.

BAB II KONSEP-KONSEP BIMBINGAN KONSELING
A.    Pengertian Bimbingan dan Konseling
Banyak rumusan pengertian bimbingan dan konseling, dengan penekanan khusus namun tetap bermakna sama. Pengertian bimbingan berdasarkan pasal 25 PP no. 28/29 adalah “ Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa dalam rangka upaya menemukan pribadi, mengenal lingkungan, dan merencanakan masa depan ”

Melihat arti bimbingan tersebut ada tiga hal penting yang perlu dilaksanakan guru pembimbing yaitu membantu siswa untuk dapat mengenal kekuatan dan kelemahan dirinya, membantu siswa agar sanggup mengenal berbagai macam aspek dalam kehidupannya berupa pendidikan, pekerjaan, kebudayaan sehingga siswa mampu merencanakan masa depannya. Semua bantuan ini diberikan melalui konseling. Konseling adalah suatu nama dalam arti luas untuk aneka ragam produser bantuan kepada individu-individu mancapai penyesuaian, seperti pemberian nasihat diskusi yang bersifat terapi kegiatan administrasi dan inter prestasi berbagai tes dan bantuan vokasional.

Dari uraian diatas kita dapat menyimpulkan bimbingan merupakan tujuan, sementara konseling adalah proses kegiatan untuk mencapai tujuan. Secara umum, tujuan dan bantuan pelayanan bimbingan dan konseling adalah membantu siswa mengenal kekuatan dan kelemahan dirinya, serta menerima dirinya secara positif dan dinamis sebagai modal pengembangan diri lebih lanjut.

Bimbingan juga membantu siswa dalam rangka mengenal lingkungan secara objektif, baik lingkungan sosial, ekonomi, dan budaya. Maupun norma-norma dan nilai-nilai kehidupan.
Pengenalan lingkungan tersebut meliputi rumah, sekolah, alam, dan masyarakat sekitarnya. Dengan demmikian, siswa diharapkan dapat memanfaatkan lingkungan untuk pengembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan. Selanjutnya bantuan dalam perencanaan masa depan dimaksudkan agar siswa mampu mempertimbangkan dan mengambil keputusan tentang masa depannya sendiri yang menyangkut bidang pendidikan, karir, keluarga, budaya, maupun masyarakat.

B.    Manfaat Bimbingan dan konseling Bagi Siswa
Bimbingan dan konseling merupakan bagian dari kegiatan pendidkan. Usaha yang dilakukan dalam bimbingan konseling adalah membantu menyiapkan siswa upaya dapat mandiri pada masa yang akan datang seperti tertera dalam UU no.2 / 1989, yaitu: “ Pendidikan adalah usaha dasar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan / atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang”.

Dari bagian pernyataan ini jelas bahwa bimbingan konseling turut berperan dalam mempersiapkan peserta didik untuk mampu mandiri, menerima ilmu pengetahuan, mengembangkan potensi dirinya.
Kegitan yang sering ditemui dalam proses pendidikan adalah peserta didik banyak mengalami kesulitan / permasalahan. Permasalahan tersebut perlu mendapat bantuan dalam pemecahan. Permasalahan yang sering timbul antara lain masalah kesulitan belajar, tidak mampu mengenal potensi diri, memilih sekolah lanjutan, cara belajar yang baik, penyesuaian diri, dan lain-lain. Bimbingan dan konseling berikhtiar memberikan bantuan pemecahan masalah yang dihadapi peserta didik agar mereka mampu menemukan pribadi. Hal ini sesuai dengan pengertian bimbingan.

Dengan adanya bantuan yang diberikan melalui kegiatan bimbingan konseling, siswa diharapkan dapat mengenai kekuatan dirinya dan mengembangkan dirinya menjadi siswa yang cerdas dan pribadi yang utuh sebagaimana diharapkan dalam tujuan pendidikan nasional yang termasuk dalam pasa 4 bab II UU no. 2 / 1989 yang berbunyi “ Pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya” yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, sehat jasmani, rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan “.

Mendukung tujuan pendidikan nasional bimbingan konseling berupa memberikan bantua kepada siswa untuk menguasai sejumlah kemampuan yang diperlukan dalam menghadapi tantangan dan masalah. Kamampuan ini meliputi kamampuaan fisik, intelektual, sosial, pribadi, dan spiritual. Semua kemampuan ini diharapkan dapat berwujud dengan serasi, selaras dan seimbang dalam diri siswa. Hal ini diperlukan untuk mencapai kesejahteraan dalam masa depan.

Dalam segi meningkatkan kemampuan intelektual, bimbingan konseling berusaha mempersiapkan siswa untuk mampu menerima sejumlah ilmu pengetahuan dan mengembangkan ilmu pengetahuan tersebut dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam segi meningkatkan kemampuan fisik bimbingan membantu memperoleh keberhasilan dalam menghadapi tantangan dan permasalahan, selanjutnya, bimbingan konseling juga menumbuh kembangkan kemampuan pribadi untuk mewujudkan dirinya. Berbagai pribadi mandiri. Sebagai pribadi mandiri, siswa diharapkan dapat melakukan transpormasi mandiri, pemahaman diri, memanfaatkan aspek diri secara tepat dalam memecahkan masalah, serta dapat mengendalikan diri sehingga mampu mengatur dan membuat keputusan secara benar.

Dalam meningkatkan kemampuan sosial  siswa bimbingan konseling berusaha menumbuhkan kemampuan interaktif, yaitu kemampuan yang menunjang aktifitas interaksi sosial secara objektif dan efisien sehingga siswa dapat memahami lingkungan serta nilai-nilai kehidupan orang lain bergaul dengan teman secara aman, dan menerima pendapat orang lain.

Dalam segi spiritura, bimbingan konseling membantu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik melalui bimbingan pribadi sehingga akan menimbulkan pemahaman dan pengahyatan yang lebih tinggi. Dengan demikian, siswa akan mengamalkan kaidah-kaidah agama dengan baik.

Dengan memperhatikan uraian diatas, jelaskan bimbingan konseling bermafaat untuk siswa dan pembangunan. Dalam hal ini guru sangat diharapkan menjadi guru mental yang senantiasa mendorong lebih bersikap professional dan disadari dengan rasa bangga dan percaya diri terhadap profesinya.

C.    Bidang Bimbingan Konseling
Untuk mencapai tujuan bimbingan dan konseling, pelayanannya mencakup 4 bidang bimbingan, yaitu bimbingan pribadi, sosial belajar dan karir.

a.    Bidang Bimbingan Pribadi
Bidang bimbingan pribadi memberikan bantuan agar siswa mengenal, menemukan, dan mengembangkan pribadi yang beriman dan betaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, mantap dan mandiri, sehat jasmani dan rohani.
Pokok-pokok yang terdapat dalam bidang bimbingan pribadi antara lain :
• Pemantapan kebiasaan dan mengembangkan sikap dalam beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa
• Pemahaman kekuatan diri dan arah pembangunannya melalui kegiatan kreatif dan produktif, baik kehidupan sehari-hari maupun dalam peranannya dimasa depan.
• Pemahaman bakat, minat pribadi, serta penyaluran dan pemgembangannya melalui kegiatan kreatif dan produktif
•  Pengenalan kelemahan diri dan upaya penanggulangannya
•  Pemahaman dan pengenalan hidup sehat.

b.    Bidang Bimbingan Sosial
Dalam bidang bimbingan sosial, pelayanan yang diberikan bertujuan agar siswa memahami diri dalam kaitan dengan lingkungan dan etika pergaulan sosial.
Pokok-pokok layanan dalam bidang bimbingan ini meliputi :
•  Pengembangan kemampuan berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan.
• Pengembangan kemampuan tingkah laku dalam berhubungan sosial, baik dirumah, sekolah, maupun dimasyarakat dengan menjunjung tinggi tata karma, sopan santun nilai-nilai agama, adat istiadat, dan kebiasaan yang berlaku.
•  Pengembangan hubungan yang dinamis dengan teman sebaya di dalam dan diluar sekolah, serta dimasyarakat.
•  Pemahaman dan pengalaman disiplin dan peraturan sekolah.

c.    Bidang Bimbingan Belajar
Pelayan bimbingan belajar ini bertujuan membantu siswa mengenal dan menumbuhkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik untuk menguasai pengetahuan dan ketapirampilan sesuai dengan program belajar di SLTP dalam rangka menyiapkan siswa melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi  / dapat berperan di masyarakat
Melalui bidang bimbingan belajar, bantuan yang  diberikan meliputi :
• Pengembangan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, dapat mencari informasi dari berbagai sumber, bersikap baik terhadap guru dan sifat yang terkait, mengerjakan tugas dan mengembangkan keterampilan menjalani program penilaian perbaikan dan pengayaan.
•  Menumbuhkan disiplin belajar dan berlatih, baik secara mandiri maupun kelompok.
•  Mengembangkan penguasaan materi program belajar di SLTP
•  Mengembangkan pemahaman dan manfaat kondisi fisik, sosial, dan budaya di lingkungan sekolah atau alam sekitarnya untuk pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan pengembangan pribadi. Orientasi belajar disekolah menengah, baik umum maupun kejuruan.

d.    Bidang Bimbingan Karir
Dalam bidang bimbingan karir, layanan ditujukan untuk mengenal potensi diri sebagai persyaratan memrpesiapkan masa depan karir masing-masing siswa.
• Pelayanan bimbingan karir meliputi : pengenalan konsep dari berkaitan dengan bakat kecenderungan pilihan jabatan serta arah pengembangan karir.
• Pengenalan bimbingan kerja atau karir khususnya berkenaan dengan pemilihan pekerjaan.
• Orientasi dan informasi jabatan dan usaha memperoleh penghasilan
• Pengenalan berbagai lapangan kerja yang bisa dimasuki.
Orientasi dan informasi pendidikan menengah, baik umum maupun kejuruan, sesuai dengan cita-cita melanjutkan pendidikan dan pengembangan karir.

BAB III UPAYA GURU PEMBIMBINGAN-PEMBIMBINGAN BELAJAR
A.    Sifat Guru Pembimbingan
Untuk memperoleh keberhasilan dalam pelayanan bimbingan dan konseling, modal utama adalah sifat atau cirri-ciri kepribadian guru pembimbing sendiri. Walaupun tak ada ketentuan yang tegas tentang sifat-sifat atau cirri-ciri kepribadian yang harus dimiliki guru pembimbing, tetapi sekurang-kurang seorang guru pembimbing hendaklah bersifat luwes, hangat, dapat menerima orang lain, tidak berpura-pura, tidak mau menang sendiri, objektif, jujur dan tidak membuka rahasia pribadi siswa.

Bila guru pembimbing mempunyai sifat-sifat seperti diatas, dengan sendirinya permasalahan yang disadarkan peserta didik akan disampaikan kepada guru pembimbing dengan penuh kepercayaan bahwa dirinya bakal memperoleh bantuan pemahaman masalah, dan diharap dalam pelaksanaan bimbingan kasus, peserta didik akan mencari guru pembimbing memiliki keahlian tanggung jawab dan profesi yang kuat.
B.    Upaya Guru Pembimbing Dalam Meningkatkan Prestasi Siswa Melalui Bidang Bimbingan Belajar

Upaya guru pembimbing dalam bidang bimbingan belajar bertujuan untuk meningkatkan prestasi siswa dengan memberi bantuan melalui kegiatan-kegiatan.
•    Layanan orientasi
•    Layanan informasi
•    Layanan penempatan
•    Layanan pembelajaran
•    Layanan konseling perorangan
•    Layanan kelompok
•    Layanan konseling kelompok
•   Pelaksanaan semua layanan ini sesuai dengan topik bahasa yang akan diberikan kepada siswa.

1.    Layanan Orientasi
Layanan oroentasi ini dapat diberikan secara klasikal terutama kepada siswa baru di kelas 1 agar mereka dapat mengenal lebih baik lingkungan dan fasilitas disekolah yang menunjang kegiatan belajar mereka seperti ruang kelas, lab, perpustakaan, ruang bimbing konseling, dan sebagainya. Selanjutnya, selain memperkenalkan fasilitas sekolah dalam orientasi ini, guru pembimbing juga memberikan orientasi tentang : Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, jadwal pelajaran, serta nama-nama guru dan kodenya untuk setiap mata pelajaran. Kurikulum SLTP yaitu berkenaan dan tujuan pendidikan SLTP. Mata pelajaran dan program belajar, sistem ujian, penilaian, kenaikan kelas, ebta, ebtanas

2.    Layanan Informasi
Layanan informasi dalam bidang bimbingan belajar dapat dilaksanakan dengan cara klasik dan kelompok. Layanan ini diberikan kepada semua tingkat kelas ( kelas I, II, III ) dan bertujuan membekali individu dengan berbagai ilmu pengetahuan sehingga berguna untuk meningkatkan kegiatan dan prestasi belajar siswa.

3.    Layanan Penempatan
Layanan penempatan dalam bidang bimbingan belajar sangat bermanfaat karena memungkinkan siswa berada pada kondisi dan pilihan yang tepat. Layanan ini merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa berdasarkan keadaan fisik dan kemampuannya. Layanan ini berfungsi pencegahan dan pemeliharaan.

4.    Layanan Pembelajaran
Kegiatan layanan pembelajaran bertujuan mengembangkan sifat dan kebiasaan belajar yang baik serta memberi bentuan terhadap kesulitan belajar yang didalam siswa. Fungsi utama layanan pembelajaran ialah pemeliharaan dan pengembangan.
Dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan belajar bantuan yang diberikan meliputi :

a.    Meningkatkan motifasi belajar siswa
b.    Meningkatkan keterampilan belajar
c.    Meningkatkan sikap dan kebiasaan belajar
d.    Meningkatkkan kegiatan layanan belajar
e.   Meningkatkan program pengayaan dengan bantuanan guru mata pelajaran.

5.    Layanan Konseling Perorangan
Layanan konseling perorangan bidang bimbingan belajar adalah mengentaskan gangguan pikiran dan perasaan siswa yang dapat menurunkan motivasi pembelajaran. Layanan diberikan langsug secara tatap muka antara siswa dengan guru pembimbing dalam rangka pembahasan dan pengetasan masalah siswa.

6.    Layanan Bimbingan Kelompok
Layanan bimbingan kelompok adalah bantuan yang diberikan melalui kegiatan kelompok. Layanan bimbingan kelompok dalam bimbingan belajar meliputi kegiatan membahas aspek-aspek kegiatan belajar siswa.

7.    Layanan Konseling Kelompok
Layanan konseling kelompok adalah suatu kegiatan pemecahan masalah melalui kelompok. Layanan konseling kelompok dalam bimbingan belajar adalah mengentaskan masalah belajar siswa yang berkenan dengan motifasi sikap, kebiasaan belajar, penguasaan materi, dan kedisiplinan dalam belajar

B.    Kegiatan Pendukung Dalam Bidang Bimbingan Belajar
Dalam pelaksanaan bimbingan belajar, terhadap kegiatan pendukung antar lain :

•    Aplikasi instrumentasi
•    Himpunan data
•    Konverensi kasus
•    Kunjungan rumah
•    Alih tangan kasus

Aplikasi Instrument
Aplikasi instrumentasi dalam bidang bimbingan belajar bertujuan mengumpulkan data dan keterangan tentang peserta didik secara individu maupun kelompok.
Himpunan Data

Himpunan data bertujuan menghimpun seluruh data yang menyangkut karakteristik dan perkembangan belajar siswa Himpunan data adalah suatu cara meperoleh data yang cukup banyak untuk mendukung kegiatan layanan.
Konverensi Kasus

Konverensi kasus merupakan suatu pertemuan antara guru pembimbing dengan berbagai pihak yang berkepentingan berdasarkan persetujuan kepala sekolah.
Kunjungan Rumah

Kunjungan rumah bertujuan untuk memperoleh keterangan / data yang lengkap tentang kondisi dan situasi lingkungan tempat tinggal siswa dan keadaan rumah beseta keadaan keluarga data yang akan diperoleh meliputi :

•    Kondisi rumah tangga
•    Fasilitas belajar yang ada di rumah
•    Kebiasaan belajar siswa
•    Keterangan orang tua dan anggota keluarga terhadap anak
•    Komitmen orang tua dan anggota keluarga lain

Alih Tangan Kasus
Alih tangan kasus bertujuan mendapatkan penanganan lebih tepat dan akan lebih tuntas dalam pemecahan masalah. Kegiatan alih tangan diperlukan karena permasalahan yang dialami siswa belum tuntas ditangani guru pembimbing karena materi khusus untuk pemecahan masalah tersebut diluar bidang guru pembimbing

Dalam bidang bimbingan belajar, pengentasan masalah dapat dialihtangankan kepada guru mata pelajaran. Masalah siswa yang mengalami kesulitan dalam mata pelajaran fisika, dapat dialihtangankan kepada guru mata pelajaran fisika untuk pemecahan masalah.

BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Bimbingan dan konseling merupakan salah satu aspek pendidikan yang berupa memberi bantuan kepada siswa dalam proses perkembangannya.
2. Untuk meningkatkan prestasi siswa dalam proses belajarnya guru pembimbing dapat mengupayakan melalui bidang bimbingan belajar.
3. Pelaksanaan bimbingan dan konseling merupakan salah atu usaha untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan nasional.
4. Tiga hal pokok pelaksanaan bimbingan dan konseling disekolah guru pembimbing membantu siswa mengenal pribadinya, lingkungan, dan merencanakan masa depan.
5. Terdapat 4 bidang bimbingan dalam pelaksanaan bimbingan konseling di SLTP bidang bimbingan tersebut yaitu bidang bimbingan pribadi, social, belajar, dan karir
6. Dalam bidang bimbingan belajar, guru pembimbing membantu dan mendorong siswa belajar dan berusaha keras untuk mencapai prestasi yang lebih baik

B. Saran – Saran
1.    Kepada guru pembimbing agar berusaha memiliki etos kerja yang kuat karena etos kerja merupakan landasan bagi kerja seorang dalam berbagai jenis pekerjaan.
2.    Guru pembimbing senantiasa mengacu kepada pengembangan profesionalimes dengan jalan belajar dan berusaha.
3.    Sebagai guru pembimbing harus memiliki semangat yang tinggi dan wawasan yang luas
4.    Mampu bekerja sama dengan personil sekolah dan mampu melaksanakan fungsi dan peranannya secara terpadu

Sekian contoh satu makalah yang berjudul  Konsep-Konsep
Bimbingan Dan Konseling, semoga dapat bermanfaat, Sekian terima kasih. Wassalam

11 Comments

Add a Comment
  1. beruntung saya masuk kesisini. karena saya belum pernah belajar beginian dan disini saya jadi belajar.

    1. Muhammad Mukhlis

      terimakasi mas, semoga bermanfaat, sukses selalu buat mas 🙂

  2. bermanfaat sekali Contoh Panduan Makalah untuk Konsep2 Bimbingan Konselingnya Pak, apalagi ada saya sebagai pendidik sangat membutuhkan panduan2 seperti yg sudah terulis diatas … 🙂

    1. Muhammad Mukhlis

      terimakasih mas eka, alhamdulliah mas kalo bisa membantu, harapan kita memang begitu ya mas, sukses selalu buat mas eka 🙂

    2. yanto cungkup

      saya yakin mas eka mampu menerapkannya

    3. Muhammad Mukhlis

      saya juga yakin mas, mas eka juga bisa karena tadi sempat tawu hahaha 🙂

  3. yanto cungkup

    dengan adanya pemahaman tentang bimbingan dan konseling diharapkan mampu mencetak generasi siswa yg mandiri dan guru yg punya etos kerja tinggi yamas

    1. Muhammad Mukhlis

      benar sekali mas yanto, begitulah yang kita harapkan mas mencetak kader kader siswa yang re generasi dsb, 🙂

  4. Abah Template

    sangat akurat sekali panduan makalahnya yg pastinya bermanfaat kami.. terima kasih telah berbagi

    1. Muhammad Mukhlis

      ya abah, terimaksih kembali buat abah 🙂

    2. Abah Template

      sama-sama sahabat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2015 - 2017 Media Referensi All Right Reserved Frontier Theme